Pembahasan Mengenai Anime Satsuriku No Tenshi

kumpulandataanime - Berawal dari seorang gadis kecil berusia 13 tahun bernama Rachel Gardner, terbangun dari tidur panjangnya. Ia menyadari bahwa ada yang salah dengan tempat ia terbangun. Dimana ia seharusnya berada didalam rumah sakit. Namun ruangan ketika ia bangun itu nampaknya bukanlah sebuah rumah sakit.

– Judul: 殺戮の天使 (Satsuriku no Tenshi)
– Judul Alternatif: Angels of Death
– Tipe: TV (Juli 2018)
– Genre: Mystery
– Episode: 12+4









Sinopsis:

Ketika tersadar, Rachel Gardner mendapati dirinya terkurung di bawah tanah suatu bangunan misterius. Dan sewaktu hendak mencari jalan agar bisa naik ke permukaan, dia kemudian bertemu Isaac Foster atau Zack yang langsung berusaha membunuhnya.

Meski semula dia menghindar dan coba menyelamatkan diri, mendadak Rachel teringat bahwa dia sebenarnya harus mati, maka dia akhirnya berbalik dan justru memohon kepada Zack untuk mengambil nyawanya. Namun, karena pada saat itu Zack sudah terlanjur kehilangan minat dengan Rachel, mereka pun lalu membuat perjanjian.

Jika Rachel berhasil membantunya keluar dari tempat itu, Zack berjanji akan segera membunuhnya begitu mereka sampai di permukaan.

– Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):

Memang ada misteri di anime ini, tetapi sayangnya, misteri tersebut nyaris sedikit pun tidak mampu mengundang rasa ingin tahu. Sebab ketika anime ini tetap menjanjikan suatu rahasia yang akan diungkap pada akhir cerita, cerita itu sendiri ternyata lebih cenderung hanya berupa serangkaian pertarungan Zack dan Rachel melawan sekumpulan orang yang … well … sinting.

Penonton bisa segera menyadari, apapun rahasia yang dijanjikan tersebut, pada ujungnya mereka cuma akan bertarung lagi dengan seseorang yang sinting lagi.

Paling banyak misteri anime ini hanya akan bertahan selama beberapa detik awal setiap kali Zack dan Rachel tiba di suatu lantai yang baru, namun siapa yang akan mereka temui dan apa yang akan mereka lakukan di lantai itu hampir selalu dapat langsung ditebak.

– Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):

Settings anime ini merupakan satu-satunya hal yang masih dapat dikatakan misterius, dan itu adalah berkat visual yang berhasil menampilkan settings tersebut sebagai sesuatu yang memang misterius.

Terlepas dari cerita dan tokoh-tokohnya yang mengecewakan, cara anime ini menggambarkan setiap lantai akan mampu mengajak penonton untuk setidaknya melihat bagaimana wujud lantai berikutnya.

Namun, dari segi audio, dialog di anime ini benar-benar membosankan. Excruciatingly boring! Para tokohnya tidak pernah mengucapkan apapun selain berusaha mempromosikan ideologi mereka masing-masing, dan isi ucapan mereka pun pada dasarnya hanya selalu mengulang hal yang sama.

Penonton seharusnya sudah bisa memahami semua yang ingin mereka katakan cukup dalam setengah episode; coba mendengarkan mereka lebih lama dari itu cuma akan menyebabkan telinga terasa sakit.

– Tokoh/Karakter:

Sebagaimana yang dikesankan oleh sinopsis di atas, baik karakter Zack dan Rachel sendiri maupun hubungan di antara mereka terasa cukup membingungkan. Zack awalnya begitu ingin membunuh Rachel hingga mengejarnya ke lantai berikut, tetapi tiba-tiba saja dia berubah pikiran.

Dia mengatakan bahwa dia kehilangan minat membunuhnya karena raut wajah Rachel, tetapi beberapa saat sebelumnya dia menyerang Danny tanpa pernah peduli bagaimana raut wajahnya. Meski semula berjuang keras agar tidak mati, mendadak Rachel merasa harus mati dan memohon langsung kepada Zack supaya dibunuh.

Tapi ketika Eddie kemudian menawarkan diri menggantikan Zack untuk membunuhnya, dia justru menolak dan bersikeras hanya ingin mati di tangan Zack, seolah dia tidak boleh mati dengan sembarang cara, dan tiba-tiba ada syarat khusus yang cuma bisa dipenuhi oleh Zack.

Apakah suatu saat nanti akan muncul jawaban yang mampu menjelaskan semua kebingungan ini? Entahlah. Hal itu tidak sepenuhnya mustahil. Namun, review ini hanya bisa menilai apa yang terlihat pada serial kali ini. Dan kelihatannya, ketika anime ini bermaksud menunjukkan hubungan Zack dan Rachel yang berkembang seiring perjalanan mereka bersama, dia tidak pernah punya gambaran pasti bagaimana bentuk dari perkembangan itu yang semestinya.

Alhasil, setiap tahapan yang seharusnya membawa hubungan mereka lebih dekat tampak sangat dipaksakan, dengan alasan mengada-ada yang semakin lama cuma semakin terasa konyol.

– Overall Score:

Mengapa Rachel terkurung di bawah tanah suatu bangunan? Dan mengapa kemudian ada orang-orang yang ingin membunuhnya? …. Jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini yang anda cari, setelah episode pertama anda dapat langsung melompat ke episode terakhir tanpa perlu khawatir kehilangan banyak informasi penting.

Sebab episode-episode yang lain ternyata hanya berupa serangkaian pertarungan Zack dan Rachel dengan sejumlah tokoh sinting yang dangkal, dan setiap pertarungan itu pun rupanya sebagian besar cuma berisi dialog yang membosankan. Sesekali anda tetap bisa menikmati nuansa seram dan misterius ketika dia pertama menampilkan suatu lantai yang baru, tetapi hal tersebut mungkin masih terlalu kecil sebagai imbalan untuk menonton anime ini secara lengkap.